Portal Korban Lapindo

Wednesday
Feb 08th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Kejahatan Sistemik Bakrie

E-mail Print PDF

SIDOARJO - Hingga hari ini, 29 Mei 2010 lumpur Lapindo masih menyemburkan lumpur panas100.000 meter kubik tiap harinya. Melumpuhkan 19 Desa dari tiga kecamatan; Porong, Jabon, dan Tanggul Angin. Menyebabkan 14.000 KK kehilangan kehidupan normal mereka, menenggelamkan 33 sekolah dan 6 pondok pesantren menelantarkan murid-santrinya. Menyebabkan 15 orang meninggal, karena penurunan tanah menyebabkan pipa gas pertamina meledak dan 5 orang meninggal akibat gas beracun. Lumpur ini juga telah menyebabkan penyakit saluran pernafasan meningkat pesat di desa-desa tersebut.

Untuk semua kehilangan itu, Minarak Lapindo Jaya (MLJ) hanya memberikan ganti-rugi dengan membeli tanah, rumah, dan sawah para korban. Itupun yang menurut peraturan presiden selesai dalam dua tahun setelah bencana, hingga kini, baru 60 persen korban yang telah menerima ganti rugi ini. Tak ada ganti rugi soal kesehatan, pendidikan, sosial, dan pencemaran lingkungan.

Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono tak bisa berbuat banyak untuk menekan Abu Rizal Bakrie supaya segera menyelesaikan tanggungjawabnya. Bahkan dalam revisi Perpres terbarunya SBY justru membagi tanggungjawab Lapindo dengan membebankan pembayaran ganti rugi tiga desa di luar peta, pada kas negara dan kas negara juga membayari semua tanggung jawab sosial selain tanah-sawah-rumah.

Di ranah hukum; gugatan perdata yang diajukan YLBHI maupun banding yang diajukan Walhi, kalah di pengadilan dan tuntutan pidananya pun dihentikan. Di ranah politik: karir politik Bakrie kian mencorong dengan memenangi bursa pencalonan ketua umum Partai Golkar dan bahkan menggusur Sri Mulyani dan Bakrie juga menjadi ketua harian partai koalisi dan semua orang tahu posisi itu sama dengan posisi wakil presiden bayangan. Bahkan lebih.

Awal bulan April lalu, pernikahan putra Bakrie digelar di hotel berbintang Jakarta dengan biaya milyaran dan presiden SBY dan mantan menteri luar negeri Alwi Shihab jadi saksi pernikahan ini. Tak hanya itu; wakil presiden dan banyak pejabat tinggi lainnya juga ikut berpesta.

Orang-orang dekat Bakrie seperti Andi Alfian Mallarangeng, kini melenggang menuju kursi Partai Demokrat 1 (meskipun akhirnya kalah) dan Yuniwati Teryana, vice president External Relation Lapindo Brantas, Inc, Gesang Budiarso, Anggota Dewan Komisaris MLJ, dan Bambang Prasetyo Widodo, direktur operasional MLJ, mengincar posisi bupati Sidoarjo.

Pemerintah Jawa Timur juga patah arang dan menyerah menangani kasus Lapindo dan bisa dibayangkan ngeri akibatnya kalau Jawa Timur dipimpin oleh orang-orang Bakrie.

Bakrie juga memodali banyak media (online, cetak, TV) dan media-media ini tidak membicarakan keburukan Bakrie dan serempak mendorongkan opini bahwa Lumpur Lapindo disebabkan oleh gempa Jogjakarta 26 Mei 2006. Opini ini dibantah dengan lantang oleh para geolog internasional dalam pertemuan ilmiah para geolog di Capetown, Afrika Selatan. Dari 42 geolog yang hadir, hanya 3 orang, yang menyatakan hubungan lumpur dengan gempa.

Semua ini adalah kejahatan dan ketidakadilan yang sistemik.

Bakrie bisa saja menguasai semua lini kekuasaan di negeri ini namun tidak pada ingatan kami sebagai korban lumpur Lapindo yang merasakan langsung semua penderitaan akibat Lumpur ini. Untuk mengenang empat tahun penderitaan kami, kami menyelenggarakan rangkaian acara:

  • Pentas seni dan workshop
  • Launching buku, “29 Cerita Menentang Bungkam, Aneka Suara dan Tuturan Korban Lumpur Lapindo”
  • Penerbangan Balon Harapan

Pentas seni diisi dengan berbagai pertunjukan anak-anak korban Lapindo, dan peluncuran buku, yang merupakan acara puncak, akan mendatangkan semua penulis buku ini yang juga merupakan karya anak-anak korban Lapindo yang menunjukkan berbagai lini kerusakan Lapindo : Ekonomi, Sosial, Budaya, Pendidikan, Hukum, dan Politik dari kacamata anak-anak korban Lapindo. Dan acaranya akan ditutup dengan Penerbangan Balon Harapan. *

Press Release - Posko Keselamatan Korban Lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo

(c) Kanal News Room

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
roni  - Kejahatan Sistemik Bakri   |2010-05-30 19:21:06
Sampai kapanpun masyarakat Sidoardjo yang terkena imbas dari munculnya
malapetaka lumpur, apapun yang dilakukan grup Bakri atau orang-orang
dibelakangnya harus tetap percaya bahwa kejadian munculnya lumpur di Sidoardjo
adalah akibat kesalahan manusia yang melakukan kegiatan pemboran di sumur Banjar
Panji-1 oleh Lapindo. Bagaimana praktek pemboran yang saat itu dilakukan tidak
pernah dibicarakan secara terbuka, yang dibicarakan selalu dari sisi Geologi
yang semuanya bersifat interpretatif, selalu dapat diperdebatkan. Ilmu teknik
pemboran sangat terukur dengan praktek-praktek pemboran yang baku. Oleh karena
itu kalau mau mencari kebenaran maka kupaslah mulai dari praktek pemboran di
Banjar Panji-1 bukan mulai dari keadaan geologinya.
dimas wuragil  - Ical si darkula masa kini   |2010-05-31 13:28:45
Yth. Saudaraku para korban lumpur Lapindo
Apabila suara serakmu sudah tidak
didengar "penguasa"
Apabila rintihan pedih hatimu tidak diperhatikan
"penguasa"
Apabila desah napasmu yang tersengal asap dan lumpur lapindo
tak digubris.
Apabila "penguasa" itu juga "pengusaha" yang
bernama Abu Rizal Bakri alias Ical alias "ilang/tak ada artinya" dalam
bahasa Jawa. Maka jalan satu-satunya berdoalah kepada Allah SWT yang tidak
pernah tidak mendengar umatnya yang menderita, kemudian tunggulah dengan sabar
Insyaallah azab akan melahap Ical. Amin
southlince  - Doa   |2011-08-11 00:44:57
kami Do'akan semoga perjuangan warga korban lumpur lapindo akan membuahkan siksa
bagi mereka yg membuat ini semua.. dan memberikan surga dikehidupan setelah
bencana ini bagi warga lumpur lapindo.... Amiiiiinnn

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Foto

Video

Marjinal: Jangan Padamkan Semangat

Langganan

Kanal Radio

Ketika Rohman Tidak Mendapatkan Informasi

Dokumen


Warning: is_dir() [function.is-dir]: open_basedir restriction in effect. File(/var/www/virtual/korbanlumpur.info/htdocs/dmdocuments/) is not within the allowed path(s): (/home/httpd/korbanlumpur.info/httpdocs:/home/httpd/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info:/home/korbanlumpur.info/:/tmp:/usr/share/pear:/var/lib/php/session/:/home/kloxo/httpd/script) in /home/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info/administrator/components/com_docman/classes/DOCMAN_file.class.php on line 71

Warning: is_dir() [function.is-dir]: open_basedir restriction in effect. File(/var/www/virtual/korbanlumpur.info/htdocs/dmdocuments/) is not within the allowed path(s): (/home/httpd/korbanlumpur.info/httpdocs:/home/httpd/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info:/home/korbanlumpur.info/:/tmp:/usr/share/pear:/var/lib/php/session/:/home/kloxo/httpd/script) in /home/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info/administrator/components/com_docman/classes/DOCMAN_file.class.php on line 71

Warning: is_dir() [function.is-dir]: open_basedir restriction in effect. File(/var/www/virtual/korbanlumpur.info/htdocs/dmdocuments/) is not within the allowed path(s): (/home/httpd/korbanlumpur.info/httpdocs:/home/httpd/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info:/home/korbanlumpur.info/:/tmp:/usr/share/pear:/var/lib/php/session/:/home/kloxo/httpd/script) in /home/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info/administrator/components/com_docman/classes/DOCMAN_file.class.php on line 71
File Icon Buletin Kanal Korban Lapindo - Edisi 5 (2755)
(Buletin)

File Icon Buletin Kanal Korban Lapindo - Edisi 4 (3075)
(Buletin)

File Icon Buletin Somasi Edisi 01 (109)
(Buletin)

Komentar

Info Donasi

Kamis, 24 November 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 20.697.700,- Lihat di sini


Jum'at, 18 November 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 19.063.500,- Lihat di sini


Jum'at, 11 November 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 18.123.500,- Lihat di sini


Selasa, 18 Oktober 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 8.601.200,-  Lihat di sini


Rabu, 05 Oktober 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 5.277.200,- Lihat di sini


Kamis, 15 September 2011 Perolehan sementara donasi seribu Rupiah untuk pendidikan anak - anak Korban lumpur Lapindo terkumpul donasi sebesar Rp. 3.669.000,-. Lihat di sini


Senin, 05 September 2011 Perolehan sementara donasi seribu Rupiah untuk pendidikan anak - anak Korban lumpur Lapindo terkumpul donasi sebesar Rp. 2.460.700. Lihat di sini


Selasa, 23 Agustus 2011 Donasi seribu Rupiah untuk pendidikan anak - anak Korban lumpur Lapindo terkumpul donasi sebesar Rp. 1.396.200.


Perolehan sementara donasi Seribu Rupiah untuk Pendidikan Anak Korban Lumpur Lapindo Senin 22 Agustus 2011 Lihat di sini


Perolehan sementara donasi Seribu Rupiah untuk Pendidikan Anak Korban Lumpur Lapindo Per 19 Agustus 2011  Lihat di sini


Ingin mendukung "Aksi Seribu Rupiah"? Lihat di sini..


Daftar pemberi donasi per 2 Agustus 2010, baik secara langsung maupun lewat rekening, lihat di sini.


Senin, 2 Agustus 2010, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 60.248.475.


Selasa, 20 Juli 2010, sejumlah 24 anak korban Lapindo telah menerima donasi publik untuk biaya pendidikan selama satu tahun. Lihat daftar penerima di sini.


Jum'at, 16 Juli 2010, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 52.110.675.


Rabu, 14 Juli 2010, 12.30, donasi yang terkumpul sebesar Rp. 50.560.675.


Selasa, 13 Juli 2010, 06:15:34, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp. 35.110.675.

http://walhijatim.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=67:perolehan-donasi-seribu-rupiah-untuk-pendidikan-anak-korban-lumpur&catid=67:donasi&Itemid=105

Pengunjung

We have 75 guests online

Statistik

Members : 71
Content : 752
Web Links : 22
Content View Hits : 869170