Meski hidup bersebelahan dengan kolam lumpur Lapindo, warga Besuki Barat, Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo masih sanggup melakukan aneka kegiatan kampung yang menarik dan kreatif. Di awal 2009, mereka merintis perpustakaan komunitas untuk merangsang minat baca para korban luapan lumpur.
Menurut M. Irsyad, pendiri perpustakaan, perpustakaan merupakan rangkaian dari kegiatan komunitas Besuki Barat. Selain mendirikan perpustakaan, komunitas ini juga membuat latihan menari yang rutin dilakukan di rumah Irsyad. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dan remaja korban untuk mengisi waktu luang.
Saat ini kegiatan di perpustakaan baru berupa penyediaan bahan bacaan yang bisa pinjam secara gratis. Koleksinya cukup beragam, ada novel, komik, buku pelajaran, dan lainnya. Namun, jumlah koleksi masih terbatas sekitar 30 judul. Sebagian besar kolaksi yang dibeli di pasar buku bekas dan sumbangan dari perorangan.
Pengguna perpustakaan masih sedikit. Setiap hari ada 2-3 warga yang meminjam atau mengembalikan buku. Meski pengguna perpustakaan masih terbatas, M. irsyad optimis kegiatan ini berdampak positif bagi kemajuan warganya.
Perpustakaan ditempatkan di ruang depan rumahnya sehingga warga leluasa mengakses koleksi. Uniknya, selain membaca koleksi, pengguna juga bisa mengikuti pelatihan pembuatan komik dan menari.
Irsyad berharap ada pihak yang bisa membantu pengadaan koleksi dan memfasilitasi pengembangan minat baca di perpustakaannya. Siapa yang tertarik berpartisipasi pada ide ini?[yos]
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|








kami Do'akan semoga perjuangan warga ...
kasihan para korban lumpur lapindo, m...
awalnya di perkirakan kelalaian seka...
ga kuat mo kasih komentar.....cm bs i...