Portal Korban Lapindo

Wednesday
Feb 08th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Penantian Budi yang Tidak Kunjung Berbalas Budi

E-mail Print PDF

SIDOARJO - Mengenakan sorban ala habaib, Budi duduk di trotoar jalan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (24/6). Air mineral di gelas yang dia pegang tinggal separo. Poster bernada protes yang semula diangkat, kini hanya ditaruh di sisinya.

Budi adalah salah seorang dari sekitar 100 pengunjukrasa yang pada Kamis siang (24/6) menuntut sisa pembayaran 80 persen secara tunai dari PT Lapindo Brantas. Budi, bekas warga Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, tak sudi mengikuti skema cicilan Rp 15 juta tiap bulan yang ditawarkan Lapindo.

Bersama budi ada sekitar 60 kepala keluarga yang tergabung dalam kelompok "77 berkas" (sebutan kelompok yang menuntut ganti rugi cash and carry). "Kami maunya dibayar tunai seperti komitmen Lapindo dan Presiden, bukan diincrit-incrit (dicicil)," ujar Budi.

Budi menilai, skema cicilan yang saat ini digunakan Lapindo melalui PT Minarak Lapindo Jaya untuk membayar ganti rugi, sama saja dengan melanggar Kepres 14/2007. Karena itu Budi dan kelompoknya bersikeras meminta sisa 80 persen itu dibayar tunai. "Saya berdosa kalau melanggar aturan," tutur Budi yang saat ini mengontrak rumah di Desa Kedungkambil, Kecamatan Porong.

Untuk menuntut haknya itu, Budi dan kawan-kawannya telah puluhan kali berunjukrasa ke Istana Negara. Setiap kali berangkat ke Jakarta, mereka merogoh kantong sendiri. Berunglah mereka, karena tidak harus membiayai akomodasi. Selama di Jakarta, mdereka ditampung di kantor YLBHI, KontraS dan Komnas HAM. "Kami demo sampai subuh. Kalau ada rekor MURI demo terlama kami inilah pemenangya," ucap Budi tanpa ekspresi.

Harapan Budi sempat tesembul saat dia dan beberapa warga korban lumpur dipanggil ke kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas tahun lalu. Di hadapan mereka, menurut Budi, Presiden SBY berjanji akan menuntaskan seluruh ganti rugi, baik yang mengikuti skema cicilan atau cash and carry. "Saya dengar sendiri beliau berkata begitu," kata Budi.

Kini, empat tahun berselang sejak Budi terusir dari rumahnya, janji Presiden itu tidak terwujud. Budi bahkan menemukan foto di koran bergambar SBY tengah bersalaman dengan Aburizal Bakrie dalam kapasitas sebagai ketua dan ketua harian Sekretariat Gabungan Koalisi Partai pendudkung pemerintahan SBY.

Foto itu menginspirasi Budi untuk membuat karikatur berupa wayang dari bahan kardus bekas. Tampak dua orang berwajah lucu sedang berjabat tangan. Di bagian bawah gambar karikatur, Budi menulis: "Kolaborasi penguasa-pengusaha, rakyat sengsara."

Karikatur itu turut dibawa Budi saat happening art di tanggul lumpur dalam rangka peringatan empat tahun semburan lumpur, 29 Mei lalu. "Karikatur saya diminta seniman Ygyakarta untuk dipamerkan di sana." KUKUH S WIBOWO.

(c) TEMPO Interaktif

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Foto

Video

Marjinal: Jangan Padamkan Semangat

Langganan

Kanal Radio

Ketika Rohman Tidak Mendapatkan Informasi

Dokumen


Warning: is_dir() [function.is-dir]: open_basedir restriction in effect. File(/var/www/virtual/korbanlumpur.info/htdocs/dmdocuments/) is not within the allowed path(s): (/home/httpd/korbanlumpur.info/httpdocs:/home/httpd/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info:/home/korbanlumpur.info/:/tmp:/usr/share/pear:/var/lib/php/session/:/home/kloxo/httpd/script) in /home/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info/administrator/components/com_docman/classes/DOCMAN_file.class.php on line 71

Warning: is_dir() [function.is-dir]: open_basedir restriction in effect. File(/var/www/virtual/korbanlumpur.info/htdocs/dmdocuments/) is not within the allowed path(s): (/home/httpd/korbanlumpur.info/httpdocs:/home/httpd/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info:/home/korbanlumpur.info/:/tmp:/usr/share/pear:/var/lib/php/session/:/home/kloxo/httpd/script) in /home/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info/administrator/components/com_docman/classes/DOCMAN_file.class.php on line 71

Warning: is_dir() [function.is-dir]: open_basedir restriction in effect. File(/var/www/virtual/korbanlumpur.info/htdocs/dmdocuments/) is not within the allowed path(s): (/home/httpd/korbanlumpur.info/httpdocs:/home/httpd/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info:/home/korbanlumpur.info/:/tmp:/usr/share/pear:/var/lib/php/session/:/home/kloxo/httpd/script) in /home/korbanlumpur.info/korbanlumpur.info/administrator/components/com_docman/classes/DOCMAN_file.class.php on line 71
File Icon Buletin Kanal Korban Lapindo - Edisi 5 (2755)
(Buletin)

File Icon Buletin Kanal Korban Lapindo - Edisi 4 (3075)
(Buletin)

File Icon Buletin Somasi Edisi 01 (109)
(Buletin)

Komentar

Info Donasi

Kamis, 24 November 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 20.697.700,- Lihat di sini


Jum'at, 18 November 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 19.063.500,- Lihat di sini


Jum'at, 11 November 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 18.123.500,- Lihat di sini


Selasa, 18 Oktober 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 8.601.200,-  Lihat di sini


Rabu, 05 Oktober 2011 Gerakan Seribu Rupiah Untuk Pendidikan Anak Korban Lapindo sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 5.277.200,- Lihat di sini


Kamis, 15 September 2011 Perolehan sementara donasi seribu Rupiah untuk pendidikan anak - anak Korban lumpur Lapindo terkumpul donasi sebesar Rp. 3.669.000,-. Lihat di sini


Senin, 05 September 2011 Perolehan sementara donasi seribu Rupiah untuk pendidikan anak - anak Korban lumpur Lapindo terkumpul donasi sebesar Rp. 2.460.700. Lihat di sini


Selasa, 23 Agustus 2011 Donasi seribu Rupiah untuk pendidikan anak - anak Korban lumpur Lapindo terkumpul donasi sebesar Rp. 1.396.200.


Perolehan sementara donasi Seribu Rupiah untuk Pendidikan Anak Korban Lumpur Lapindo Senin 22 Agustus 2011 Lihat di sini


Perolehan sementara donasi Seribu Rupiah untuk Pendidikan Anak Korban Lumpur Lapindo Per 19 Agustus 2011  Lihat di sini


Ingin mendukung "Aksi Seribu Rupiah"? Lihat di sini..


Daftar pemberi donasi per 2 Agustus 2010, baik secara langsung maupun lewat rekening, lihat di sini.


Senin, 2 Agustus 2010, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 60.248.475.


Selasa, 20 Juli 2010, sejumlah 24 anak korban Lapindo telah menerima donasi publik untuk biaya pendidikan selama satu tahun. Lihat daftar penerima di sini.


Jum'at, 16 Juli 2010, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 52.110.675.


Rabu, 14 Juli 2010, 12.30, donasi yang terkumpul sebesar Rp. 50.560.675.


Selasa, 13 Juli 2010, 06:15:34, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp. 35.110.675.

http://walhijatim.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=67:perolehan-donasi-seribu-rupiah-untuk-pendidikan-anak-korban-lumpur&catid=67:donasi&Itemid=105

Pengunjung

We have 72 guests online

Statistik

Members : 71
Content : 752
Web Links : 22
Content View Hits : 869247